Taman Safari: Destinasi Liburan yang Edukatif dan Penuh Petualangan

Pernah ke Taman Safari? Atau sedang berencana mau ke sana bersama keluarga dalam waktu dekat? Sebelum ke sana, sebaiknya kamu kenal lebih jauh dulu tentang sejarah Taman Safari. Taman Safari yang pertama didirikan adalah Taman Safari Bogor, sebelum kemudian dibangun Taman Safari Prigen dan Bali.

Pada tahun 1980 Taman Safari Bogor mulai dibangun di atas sebuah tanah perkebunan kina yang sudah tidak produktif lagi. Sepuluh tahun kemudian, tepatnya pada 1990, Taman Safari Bogor berhasil menjadi Pusat Penangkaran Satwa Langka Indonesia.

Sebelumnya, Taman Safari hanya memiliki lahan seluas 50 hektare. Kemudian terus berkembang menjadi seluas 168 hektare, yang tidak hanya dihuni oleh beragam satwa tetapi juga dikembangkan wisata edukasi fauna, sehingga masyarakat dapat sadar dan turut andil dalam menjaga keberadaan mereka.

Taman Safari Hari Ini

Taman Safari
                 Sumber gambar: cdn2.tstatic.net

Taman Safari Indonesia atau biasanya hanya disebut Taman Safari adalah taman konsevasi dan edukasi satwa. Terdapat di tiga lokasi Bogor, Jawa Barat, Gunung Pangrango, Jawa Timur, dan Bali. Atau lebih dikenal sebagai Taman Safari I, Taman Safari II dan Taman Safari III. Tambahan dua taman lagi yakni Batam Dolphin Center dan Jakarta Aquarium. Kelimanya berpusat pada satu induk perusahaan yang sama.

Yang paling populer adalah Taman Safari I. Taman Safari I terletak di lokasi yang strategis di antara dua kota besar, Jakarta dan Bandung, Jawa Barat. Dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta jaraknya sekitar 80 kilometer (50 mil) dan dari Bandung kira-kra 78 kilometer (48 mil).

Taman Safari I meliputi area seluas 170 hektar yang menampung 2.500 koleksi satwa, termasuk diantaranya Harimau Bengal, Beruang Madu, Jerapah, Orangutan, Kuda Nil, Cheetah, Gajah, Komodo, dan berbagai spesies lainnya. Mayoritas spesies yang ada adalah asli Indonesia. Beberapa hewan langka turut dilibatkan dalam proyek konservasi, untuk terus menjaga keberadaannya.

Pengunjung diajak mengelilingi taman satwa untuk melihat langsung dari dekat bagaimana kehidupan mereka, untuk hewan yang tidak berbahaya dimungkinkan bersentuhan langsung dengan pengunjung. Terdapat juga enam pertunjukan satwa liar yang ditawarkan, diantaranya Wild West Show, Dolphin Show, dan Elephant Show. Selain itu, di panggung terbuka biasanya diadakan pertunjukan kesenian tradisional, dan pentas sirkus. Bagian taman hiburan Taman Safari juga berisi wahana-wahana kecil, seperti komedi putar, area gocart, bumper car, rumah setan.

Pameran satwa khusus seperti pada Pinguin Humboldt, hewan nokturnal percampuran Indonesia dan India, Walabi, Kanguru, dan juga Buaya. Taman ini juga dilengkapi dengan kebun binatang kecil yang dibangun seperti Taj Mahal. Di sini, para tamu dapat mengambil foto Bersama dengan bayi harimau, singa, orangutan, macan tutul, atau spesies burung dan reptil. Selain itu, Taman Safari Indonesia dilengkapi dengan berbagai fasilitas rekreasi seperti bus safari untuk berkeliling taman, kereta api mini yang dapat membawa kamu melintasi perkampungan ala Afrika, gajah tunggang, danau-danau buatan beserta kano dan sepeda airnya. Terdapat pula kolam renang anak dengan seluncur ombak serta baby zoo (tempat bayi-bayi hewan dirawat).

Sebuah Bungalow dan tempat berkemah juga ditawarkan bagi para tamu yang ingin menginap di area taman. Kamu dapat memilih Royal Safari Resort atau Safari Lodge sebagai tempat menginapmu. Jangan khawatir juga untuk kelaparan karena di sini juga disediakan food court dengan berbagai resto dan kafe yang siap melayani kamu. Tempat ibadah seperti mushola juga tersedia di sini.

Untuk Taman Safari II yang berlokasi di Prigen, Pasuruan, Jawa Timur. Kamu bisa menjangkaunya dengan jarak sekitar 50 kilometer (31 mil) dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya atau jika kamu dating dari arah Malang sekitar 45 kilometer (28 mil). Taman Safari II ini terletak di lereng Gunung Arjuno, dengan ketinggian 800 hingga 1.500 meter di atas permukaan laut. Luas areanya sangat luas, mencakup sekitar 350 hektar, membuat Taman Safari Prigen menjadi yang terbesar di Asia.

Satwa yang ada di sini kurang lebih sama dengan yang ada di Taman Safari Bogor, namun terdapat sebuah atraksi yang tak boleh kamu lewatkan, yakni Journey to the Temple of Terror. Dalam atraksi ini, kamu sebagai penonton juga akan diajak terlibat langsung dalam pertunjukan. Sebuah  keseruan yang tak akan terlupakan. Untuk kamu yang ingin bermalam di area Taman Safari, disediakan penginapan bernama BAOBAB. BAOBAB mengusung tema alam dan satwa Afrika, sehingg jika kamu menginap di sini kamu akan mendapatkan pengalaman sensasi menginap seperti di hutan Afrika.

Taman Safari selanjutnya adalah Bali Safari and Marine Park yang terletak di Marina Beach, Bali. Di sini perpaduan konservasi hewan-hewan darat dan laut. Jadi buat kamu yang tertarik dengan binatang-binatang laut, kamu dapat memilih Bali Safari and Marine Park. Selain itu Taman Safari juga tengah mengembangkan Batang Dolphin Center, sebuah taman konservasi dan edukasi khusus untuk satwa lumba-lumba.

Jika kamu berasal dari Jakarta dan tidak memiliki rencana berlibur ke luar kota maka Jakarta Aquarium dapat menjadi pilihan yang tepat. Sesuai dengan namanya, kamu akan disuguhkan dengan sebuah akuarium raksasa yang di dalamnya terdapat ribuan ikan yang siap menghiburmu dengan tarian-tarian indahnya.

Koleksi Hewan

Hewan
                                                               Sumber gambar: katalogwisata.com

Kategori satwa di Taman Safari I, II, dan III kurang lebih sama. Khususnya di Bogor, satwa akan ditempatkan dan dibagi sesuai dengan habitatnya masing-masing, seperti Baby Zoo (pusat pemeliharaan bayi-bayi satwa, di sini kamu bisa berinteraksi langsung dengan bayi singa, leopard, atau orangutan, Bird Aviary (penangkaran berbagai jenis burung), Komodo Island (area khusus untuk Komodo), Penguin House (rumah bagi banyak pinguin yang lucu dan menggemaskan), Primate Center (di sini berkumpul satwa-satwa primata, seperti orangutan, kera, dan simpanse), dan Reptile Tunnel (habitat hewan melata sejenis ular, iguana dan bunglon).

Safari yang dapat kamu ikuti:

  • Safari Siang: mengajakmu berpetualang menyusuri berbagai habitat hewan selama kurang lebih 45 menit. Setelah selesai mengitarinya, kamu dapat menikmati wahana permainan, seperti bumper car, komedi putar, atau rumah hantu. Kamu juga dapat menyaksikan pameran satwa dan pertunjukan edukasinya.
  • Safari Malam: safari yang satu ini begitu banyak diminati karena rasa keingintahuan yang tingggi dari pengunjung menyaksikan langsung kehidupan malam para satwa. Tentunya kamu akan mendapatkan pengalaman yang mengesankan seperti sedang menyusuri hutan malam-malam. Safari malam akan dilakukan dengan menaiki kereta wisata terbuka. Selesai bersafari malam, kamu dapat menyaksikan pertunjukan malam Wild Hunter Show and Firedance yang akan memberimu pengalaman tak terlupakan.
  • Safari Trek dan Outbound: Nah, yang satu ini juga tak kalah banyak peminatnya. Safari Trek Outbond akan mengajarkanmu bagaimana caranya menyusuri trek-trek dengan medan yang sulit. Kamu juga akan diajarkan tentang penanganan luka atau sakit menggunakan beragam tanaman obat yang ada di hutan.
  • Istana Panda: Untuk kamu yang menyukai hewan-hewan lucu seperti panda, kamu dapat langsung berinteraksi dengan panda di Istana Panda. Kamu bisa mejumpai sepasang Giant Panda Cai Tao dan Hu Chun asli dari China. Selain bertemu langsung dengan hewannya, kamu juga akan mendapatkan sensasi seolah sedang berada di China sungguhan, karena lokasinya yang didesain sesuai arsitektur khas Negeri Tirai Bambu.

Lokasi, Jam Operasional, dan Harga Tiket

taman safari indonesia
                                                                          Sumber gambar: GNFI

Berlokasi di: Jalan Raya Puncak Nomor 601, Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Adapun jam operasionalnya adalah sebagai berikut:

  • Senin-Jumat: 08:30-17:00 WIB
  • Weekend dan hari libur: 08:00-17:00 WIB
  • Safari malam: 18:30-21:00 WIB

Harga tiket:

  • (Anak-anak) Senin-Jumat: Rp170.000
  • (Dewasa) Senin-Jumat: Rp195.000
  • (Anak-anak) Jumat, Sabtu, Minggu, dan hari libur: Rp210.000
  • (Dewasa) Jumat, Sabtu, Minggu, dan hari libur: Rp230.000

Cara Menuju Taman Safari Bogor

transportasi umum
                                                               Sumber gambar: essexreporter.com

1. Menggunakan Kendaraan Pribadi

Dari Jakarta masuklah menuju Tol Jagorawi, kemudian keluar di Gadod atau Ciawi untuk menuju arah Cisarua, Bogor. Setelah sampai di Jalan Raya Puncak, ambil jalur kanan dan masuk ke Jalan Taman Safari.

2. Menggunakan Bus Umum

Dari Terminal Kampung Rambutan Jakrta ambil bus dengan jurusan Jakarta-Bandung. Sampaikan pada kondektur kamu akan turun di pertigaan Taman Safari, lalu lanjutkan perjalanan menuju lokasi menggunakan ojek.

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) meluncurkan bus dengan rute Pasaraya Blok M, Jakarta – Taman Safari Indonesia, Bogor. Bus berukuran medium yang ditawarkan untuk rute Taman Safari ini menggandeng operator PO Big Bird. Dihrapkan dengan adanya rute baru ini dapat meminimalisir kemacetan yang sangat sering terjadi di Jalur Puncak, Bogor.

3. Menggunakan Kereta Api

Dari Stasiun Bogor kamu bisa langsung naik angkutan umum dengan kode nomor 02 arah Sukasari. Setelah itu, kamu akan diarahkan untuk naik angkutan umum berikutnya dan turun di pertigaan Taman Safari. Lanjutkan perjalanan menuju lokasi menggunakan jasa ojek.

4. Menggunakan Pesawat

Dari Bandara Soekarno Hatta lanjutkan perjalanan menuju terminal bus Kampung Rambutan lalu ikuti rute sesuai dengan poin nomor 2 (menggunakan bus).

 

 

Sumber : shopback

 

Written by Lavensia Tour

Leave a reply